Blood components

Students, if our blood is placed in a test tube, and then we let stand for a while, stay a yellowish liquid, while the red color will settle. Look at the picture below.

 Apabila darah kita ditempatkan dalam tabung reaksi, lalu kita diamkan untuk beberapa saat, tinggallah cairan yang berwarna kekuningan, sedangkan warna merah akan mengendap. Coba perhatikan gambar di bawah ini.
 

In the image appear three color layers. The top layer of yellow is blood plasma, middle layer is white blood cells and platelets (pieces of blood), while the bottom layer is the red blood cells. In general, the components of the blood consists of blood plasma and blood cells.

Dalam gambar tampak 3 lapisan warna. Lapisan paling atas yang berwarna kuning adalah plasma darah, lapisan tengah adalah sel darah putih dan platelet (keping-keping darah), sedangkan lapisan paling bawah adalah sel darah merah. Secara umum, komponen penyusun darah terdiri dari plasma darah dan sel-sel darah.

Blood Plasma

Is part of a yellowish liquid, which consists of: (1) Nearly 90% of the water in which dissolved a variety of substances, nutrients, mineral salts, hormones, enzymes, proteins, and metabolic waste substances. (2) mineral salts, eg NaCl, KCl and phosphate salts. The presence of salt causes blood pressure in the capillaries is greater than blood pressure in the network so that the blood contained in capillary vessels can enter the network. Instead of blood pressure in the network is greater than the blood pressure in the veins so that blood can get into the network of veins. This causes the balance on blood pressure. (3) plasma proteins: the protein is not found only in blood cells, but also in blood plasma which comprises: (a) Globulin serves to form antibodies and prothrombin, (b) Fibrinogen functions in the division process, (c) Albumin serves to maintain blood osmotic pressure, (d) Serum blood plasma that does not contain fibrinogen and contains antibodies, (e) antitoxin, serves to neutralize toxins, and (f) function Opisimin spur on leukocyte phagocytic properties.

Merupakan bagian cair yang berwarna kekuningan, yang terdiri atas: (1) Hampir 90% air yang di dalamnya terlarut berbagai macam zat, sari makanan, garam mineral, hormon, enzim, protein, dan zat sisa metabolisme. (2) Garam-garam mineral, misalnya NaCl, KCl dan garam-garam fosfat. Adanya garam menyebabkan tekanan darah dalam pembuluh darah kapiler lebih besar daripada tekanan darah dalam jaringan sehingga darah yang terdapat di dalam pembuluh kapiler dapat masuk dalam jaringan. Sebaliknya tekanan darah dalam jaringan lebih besar daripada tekanan darah pada vena sehingga darah dari jaringan dapat masuk ke vena. Hal ini menyebabkan adanya keseimbangan pada tekanan darah. (3) Protein plasma: protein tidak hanya terdapat pada sel-sel darah, tetapi juga pada plasma darah yang terdiri atas: (a) Globulin berfungsi untuk membentuk zat antibodi dan protrombin, (b) Fibrinogen berfungsi dalam proses pembelahan, (c) Albumin berfungsi untuk menjaga tekanan osmotik darah, (d) Serum plasma darah yang tidak mengandung fibrinogen dan berisi antibodi, (e) Antitoksin, berfungsi menetralkan racun, dan (f) Opisimin berfungsi memacu sifat fagosit pada leukosit.

Activity 1 :

Discuss with your teacher, do observations about the shape of red blood cells, white blood cells and clotting of blood cells. And to guide the activities please download here.

Diskusikan dengan gurumu, lakukan pengamatan mengenai bentuk sel darah merah, sel darah putih dan sel darah pembeku. Dan untuk petunjuk kegiatan silahkan didownload disini

Blood Cells

Well, after we learn about the elements of the first blood is blood plasma, now we go into the second element. The second element is a constituent of blood-cells blood cells. Ie living cells, composed of red blood cells (erythrocytes), white blood cells (leukocytes), platelets and clotting (platelets). These three kinds of blood cells has properties and characteristics of each. More materials, go to the next menu.

Nah, setelah kita belajar tentang unsur darah yang pertama yaitu plasma darah, sekarang kita masuk ke unsur yang kedua. Unsur kedua penyusun darah adalah sel-sel darah. Yaitu sel-sel yang hidup, terdiri atas sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah pembeku (trombosit). Ketiga macam sel darah ini mempunyai sifat dan karakteristik masing-masing. Materi selengkapnya, langsung saja ke menu selanjutnya.


Leave a Comment